Cara Menanam Cabe Rawit di Pot Yang Baik dan Benar

Cabai rawit adalah salah satu tipe sayuran yang harganya sangat fluktuatif, kadang mahal kadang juga terjangkau. Ketika harga terjangkau mungkin tak ada persoalan dengan pengeluaran untuk membeli cabai rawit. Namun ketika harganya menjulang hingga 100 ribu perkilo, cabai rawit rasanya menjadi berkali-kali lipat pedasnya. Rasa pedas cabai rawit ketika harganya mahal bukan hanya dirasakan oleh konsumen, namun juga dirasakan oleh petani, keuntungan yang mereka peroleh menjadi sangat pedas.

Tidak sedikit orang memakai cabe rawit sebagai penambah rasa pedas pada masakan mereka, dengan rasa pedas yang ada pada makanan maka dipercaya bisa meningkatkan nafsu makan dan makanan pun bakal terasa lebih nikmat. Tak sama dengan cabe lainnya, cabe rawit cenderung mempunyai ukuran lebih kecil dengan rasa yang lebih pedas apabila dimakan. Buak cabe rawit sendiri berwarna hijau dan berubah warna menjadi merah saat matang.

1. Pembibitan Cabe Rawit
Bibit cabe rawit diperoleh dari biji benih. Biji benih tersebut bisa diperoleh dari cabe yang telah tua kemudian dicuci dan dibuang lendirnya.Seusai memperolehnya, biji tersebut di rendam dalam air untuk diseleksi. Biji yang mengapung dibuang dan gunakan biji yang tenggelam. Selanjutnya biji tersebut dijemur hingga kering, apabila telah biji benih daqpat di semai langsung ataupun kamu simpan terlebih dahulu. Bila kamu tak ingin repot, kamu bisa membeli benih ditoko pertanian.

2. Penyemaian benih cabai rawit
Persemaian benih cabai rawit untuk di tanam di polybag sama semacam budidaya di lahan. Persemaian sangat diperlukan sekali sebab bisa menentukan bibit yang keren. Bibit yang keren bakal di tanam dan menentukan hasil anda. Supaya benih kamu keren saya sarankan kamu membikin naungan alias yang tak jarang di sebut juga tagog anjing, manfaat naungan ini menghindari paparan sinar matahari dengan cara langsung, dan menghindari terjangan angin, dan menghindarkan dari kucuran air hujan yang bisa merusak calon bibit cabai rawit.

3. Pemindahan persemaian ke polybag.
Polybag kamu leluasa menentukan berapa ukurannya, untuk mengisi media tanam ke polybag ini mudah sekali di temukan, kamu membutuhkan tanah, arang padi, pupuk kandang dan campurkan semua bahan dengan perbandingan 1:1:1 kemudian masukan bahan yang telah tercampur ke dalam polybag. Usahakan media tenamnya gembur, supaya perakaran tanaman cabai tak terganggu nantinya. Benih yang tumbuh kami sortir untuk di pindahkan, bibit cabai rawit wajib sangatlah tak cacat dan sehat, kemudian buat celah tanam pada polybag dan masukan bibit cabai rawit pada celah tanam yang telah kamu buat tadi.

4. Perawatan
Tidak terlalu susah semacam budidaya di lahan pertanian, memakai polybag kamu hanya butuh mengorek-ngorek tanah supaya tak menjadi keras tanahnya, kemudian pemberian pupuk susulan yang nantinya kamu bisa memakai NPK. Penyiraman diperbuat 2 kali sehari pagi hari dan sore hari, apabila jturun hujan kamu tak butuh meperbuat penyiraman dan apabila di rasa tanah pada polybag tetap basah.
Cara Menanam Cabe Rawit di Pot Yang Baik dan Benar | Zaini Kadege | 5